Disaat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu.
Maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku.
Disaat daku mnumpahkan kuah sayuran di bajuku, disaat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu.
Ingatlah saat-saat bagaimana daku mengajarimu, membimbingmu untuk melakukannya.
Disaat daku dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankan mu,
Bersabarlah mendengarkanku, jangan memotong ucapanku, dimasa kecilmu, daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi.
Disaat daku membutuhkanmu untuk memandikanku.
Janganlah menyalahkanku, ingatlah masa kecilmu, bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?
Disaat daku kebingungan menghadapi hal-hal baru dan teknologi modern,
Janganlah menertawaiku, renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap ”mengapa” yang engkau ajukan disaat itu.
Disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan,
Ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku. Bagaimana dimasa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan.
Disaat daku melupakan topik pembicaraan kita,
Berikanlah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya. Sebenernya, topik pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku, asalkan engkau berada di sisiku untuk mendengarkanku, daku telah bahagia.
Disaat engkau melihat diriku menua, janganlah bersedih.
Maklumilah diriku, dukunglah daku, bagaikan daku terhadapmu disaat engkau mulai belajar tentang kehidupan.
Dulu daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan ini, kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku. Berilah daku cinta kasih dan kesabaranmu, daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur. Di dalam senyumku ini, tertanam kasihku yang tidak terhingga padamu.
Jumat, 30 Januari 2009
pikiran
kadang kita tidak mengerti, apa yang menjadi pikiran orang..
apa yang membuat pikiran tersebut berubah dari baik menjadi buruk atau sebaliknya..
mengapa kita berpikir..? atau tepatnya mengapa kita berpikiran baik, atau buruk tentang sesuatu atau seseorang..?
apa yang membuat orang terlalu takut akan pikiran jelek orang lain tentang dirinya sendiri..?
apa yang kita kerjakan adalah apa yang menurut kita terbaik untuk diri kita sendiri..
tak usah perdulikan apa pemikiran orang tentang kita.. asal kita berpikiran baik tentang orang lain dan tentang dirikita sendiri..
asalkan kita menyadari seluruh perbuatan kita dan resiko yang akan timbul atas perbuatan kita tersebut..
maka kita tidak akan salah.. tidak juga benar.. karena di dunia ini baik dan benar hanyalah sebuah garis tipis dimana kita bisa saja berada di tengah tengahnya..
cheers..
Hannie.bunz
apa yang membuat pikiran tersebut berubah dari baik menjadi buruk atau sebaliknya..
mengapa kita berpikir..? atau tepatnya mengapa kita berpikiran baik, atau buruk tentang sesuatu atau seseorang..?
apa yang membuat orang terlalu takut akan pikiran jelek orang lain tentang dirinya sendiri..?
apa yang kita kerjakan adalah apa yang menurut kita terbaik untuk diri kita sendiri..
tak usah perdulikan apa pemikiran orang tentang kita.. asal kita berpikiran baik tentang orang lain dan tentang dirikita sendiri..
asalkan kita menyadari seluruh perbuatan kita dan resiko yang akan timbul atas perbuatan kita tersebut..
maka kita tidak akan salah.. tidak juga benar.. karena di dunia ini baik dan benar hanyalah sebuah garis tipis dimana kita bisa saja berada di tengah tengahnya..
cheers..
Hannie.bunz
Langganan:
Postingan (Atom)